Terkadang kita hanya butuh seorang teman, yang ada tanpa perlu dipanggil, yang menolong tanpa perlu memohon, yang siap mendengar tanpa perlu diminta. Sayangnya, beberapa bulan terakhir aku sering membaca berbagai kisah yang memilukan hati dari beberapa orang. Karena lingkungannya yang kurang suportif dan tidak ada simpati dari orang-orang sekelilingnya membuat semuanya menjadi terasa lebih kacau.
Segelintir orang akan berpikir ratusan kali untuk sekadar ingin mencurahkan isi hati dan kepalanya kepada orang lain. Krisis kepercayaan yang dimiliki bukannya tidak berdasar. Kita sering kali bertindak terlalu apatis terhadap permasalahan orang lain (utamanya jika memang itu tidak ada sangkut pautnya dengan diri kita). Sebab lainnya seringkali karena ketidak mampuan kita untuk menjaga apa yang telah orang tsb curahkan untuk tetap menjadi privasi. Selain itu, seringkali kita juga tidak memberikan respon yang baik setiap saat seseorang berbicara tentang masalahnya.
Kita semua perlu belajar bagaimana menghargai orang lain. Seringkali sesuatu yang terlihat begitu sepele di mata kita, ternyata dianggap berbeda di mata orang lain. We sometimes have no idea how much the thing means to someone else's world.
Komentar
Posting Komentar